Pembinaan Guru St Louis 1

Di sini guru dituntut berpikir positif sehingga tidak ada satu pun perilaku buruk siswa yang menjadi buruk tanpa ada aktifitas pembinaan serta pendekatan dari hati yang tulus seorang guru. Ditangan guru, perilaku buruk siswa ini menjadi media pembelajaran untuk perbaikan ke depan. Guru adalah orang yang menjadi panutan dan teladan namun tampaknya sekarang terasa mengendur seiring dengan perkembangan zaman. Seorang guru yang dulunya jadi panutan dan dimuliakan masyarakat, kini berubah menjadi profesi yang biasa-biasa saja. Semangat gurupun tak ubahnya pekerja dalam rangka mencari uang untuk kebutuhan keluarganya, seolah – olah guru yang Ikhlas identik dan hanya bisa kita dapatkan di Pesantren, Bahkan predikat guru sebagai pahlawan tanpa jasa pun sepertinya tak berarti lagi. Profesi guru bukan menjadi kebanggaan panutan sikap dan ethical lagi, namunnya hanya sebagai profesi dengan rutinitas menjenuhkan serta bernilai uang semata. [newline]Guru seharusnya memiliki semangat dan jiwa kreatifitas serta inovasi yang tinggi, karena jiwa kreatifitas disini akan mendorong dia untuk menemukan berbagai model pembelajaran baru yang cocok diterapkan di kelasnya.

Pada usia sixteen tahun ke atas, keeksentrikan remaja akan berkurang dengan sendirinya jika ia sering dihadapkan dengan dunia nyata. Pada saat itu, remaja akan mulai sadar bahwa orang lain tenyata memiliki dunia tersendiri dan tidak selalu sama dengan yang dihadapi atau pun dipikirkannya. Anggapan remaja bahwa mereka selalu diperhatikan oleh orang lain kemudian menjadi tidak berdasar.

Mendidik junior, dan anak didik menjadi pribadi yuang lebih baik

Ijin menanggapi, saya sependapat dengan mba auliya mengenai penyiapan materi dan mungkin akan lebih menarik jika mempersiapkan ice breaking di awal pembelajaran untuk menarik perhatian siswa, terimakasih. Ketika kamu sudah berhasil menjadi kakak kelas idaman, jangan lupa Quipperian untuk tetap rendah hati dan jangan menjadi sombong. Sebagai gantinya, Anda bisa mendorong dan memberi masukkan mengenai keputusan yang akan dipilihnya sebagai cara mendidik anak agar mandiri dan tidak takut menentukan pilihannya sendiri. Beri penjelasan dari sisi positif dan negatif kalau ia melakukan hal tersebut.

Jika di dalam kelas hanya bermodal ceramah, diskusi dan duduk termenung sampai kapanpun guru akan jenuh pada rutinitas mengajar padahal nasib siswa-siswi ada ditangan kita sebagai guru mereka. Selain itu beliau juga mengatakan bahwa menjadi guru harus dengan sukacita, agar proses belajar bersama siswa berjalan baik. Terkait siswa yang suka bikin gaduh atau troublemaker, saya akan melakukan pendekatan kepada siswa tersebut, mempelajari apa latar belakang masalah yang membuat siswa tersebut suka bikin gaduh. Namun jika masih ada siswa yang masih suka bikin gaduh maka saya akan memberikan hukuman, namun bukan hukuman yang membebani tetapi hukuman yang mendidik, dan akan saya konsultasikan kepada guru BK khususnya untuk menangani murid yang sulit di nasihati tersebut supaya bisa ditangani secara maksimal dan baik-baik.

Itu merupakan hal-hal yang saya lakukan saat jangka pendek dan saat itu juga harus berada pada kelas. Untuk jangka panjang, saya mungkin mulai memberanikan diri untuk bertanya terhadap guru yang sudah senior. Saya mungkin bisa mendengarkan beberapa nasehat dari beliau dan kemudian membuat rumus sendiri tentang apa yang harus saya lakukan dengan murid A, B, dst dan saya bisa mengambil sikap.